Jenis-Jenis crypto system

  1. Pengertian crypto system Hybrid

Crypto Sistem ini mengggabungkan chiper simetrik dan asimetrik. Proses ini dibuka dengan negosiasi memakai chiper asimetrik dimana kedua belah pihak setuju dengan private key/session key yang bakal dipakai. Kemudian session key dipakai dengan kiat chiper simetrik guna mengenkripsi conversation ataupun tukar-menukar data selanjutnya. Suatu session key hanya digunakan sekali sesi. Bagi sesi selanjutnya session key mesti diciptakan kembali.

 

Pendistribusian Key

Dalam pendistribusian sebuah key dapat dilaksanakan dengan bermacam teknik misalnya download, diserahkan secara langsung dsb. Untuk menangkal pemalsuan key oleh pihak ketiga maka dibutuhkan adanya certificate.

 

Protokol penyetujuan key

Atau disebut pun protokol pertukaran key ialah suatu sistem dimana dua pihak bernegosiasi guna menilai secret value. Contohnya ialah SSL (secure socket layer).

 

  1. Pengertian crypto system Simetris

Disebut sebagai algoritma simetris, sebab dalam proses enkripsi dan dekripsinya memakai kunci yang sama. Algoritma enkripsi dan pemaparan bias adalahalgoritma yang telah umum diketahui, tetapi kunci yang digunakan harus terjaga kerahasiaanya, dan melulu diketahui oleh pihak pengirim dan penerima saja. Kunci ini dinamakan sebagai private key. Sebelum berkomunikasi kedua pihak mesti bersepakat lebih dahulu mengenai kunci yang dipergunakan. Pendistribusian kunci dari satu pihak ke pihak lainnya membutuhkan suatu kanal tersendiri yang terjagaan kerahasiaannya.

 

  1. Pengertian crypto system Asimetris

Algoritma asimetrik disebut pun algoritma kunci publik. Disebut kunci publik sebab kunci yang dipakai pada proses enkripsi bisa diketahui oleh orang banyak[1] tanpa membahayakan kerahasiaan kunci dekripsi, sementara kunci yang dipakai untuk proses dekripsi melulu diketahui oleh pihak yang tertentu (penerima). Mengetahui kunci publik semata tidak lumayan untuk menilai kunci rahasia. Pasangan kunci publik dan kunci rahasia menilai sepasang transformasi yang adalahinvers satu sama lain, tetapi tidak bisa diturunkan satu dari yang lain. Dalam sistem crypto system kunci publik ini, proses enkripsi dan dekripsi memakai kunci yang berbeda, tetapi kedua kunci itu mempunyai hubungan matematis (karena tersebut disebut pun sistem asimetris). Adapun proses crypto system asimetris secara umum dapat anda lihat pada Gambar

Ada tidak sedikit sekali teknik mendistribusikan kunci, salah satunya ialah melalui kiat crypto system Simetris. Dalam kiat ini, maka diperlukan orang beda yang terpercaya, barangkali dia ialah Trent. Agar kamu dapat mengirim kunci untuk Alice dengan paling rahasia, maka kamu bergantung pada Trent ini.

Inilah formalitas bagaimana algoritma simetris dapat menolong anda:

Trent meminta kunci acak Anda

Trent mengirim kunci “A” yang dienkripsi dengan algoritma tertentu menurut kunci acak kamu kepada anda.

Trent mengirim kunci “B” untuk yang tidak dienrkipsi kepada kamu dan untuk Alice

Anda mendekripsi kunci “A” dengan kunci acak anda, kamu mempercayai trent.

Anda menyebutkan kunci simetris kamu yang dienkripsi dengan kunci “B” dan mengirim untuk Alice

Alice mendekripsi kunci simetris dengan kunci “B” dari Trent (yang sudah diyakini oleh anda)

Anda dan Alice bisa berkomunikasi dengan crypto system simetris.

Jika mungkin kamu bertanya: “Kenapa Trent mesti menciptakan kunci “A” sebenarnya kunci itu tidak dipakai sama sekali”. Nyatanya, kunci “A” tersebut ialah kunci urgen yang memverifikasi bahwa Trent paling tidak ialah Trent yang asli. Hanya Trent dan kamu yang tahu kunci “A” yang dienkripsi dengan kunci Random.

Dengan sistem ini pula, maka si Interceptor (orang yang hendak tahu kunci-kunci anda) bakal bingung. Dia tidak akan dapat membedakan antara kunci A, kunci B, kunci acak, atau kunci simetris yang benar-benar adalahkunci simetris, ingat, dia tidak tahu bahwa kunci simetris anda ialah kunci simetris. Sehingga, disini bakal terdapat tidak banyak permainan ‘probabilitas’ di latihan SMA =D.

Lagian, andai sebuah sistem bisa menggenerate 1000-kunci acak, ini gagasan yang lebih bagus. Si Interceptor akan keadaan bingung menggunakan kunci yang mana guna mendapatkan kunci pribumi anda, belum lagi, kunci itu didekripsi, sehingga memerlukan waktu tidak sedikit untuk mendekripsi si kunci.

Satu urusan yang mengkhawatirkan: andai ternyata Trent ialah orang bermulut besar, dia dapat membobol kunci simetris anda. Karena, dia tahu kunci “B”. Kunci simetris yang kamu kirim untuk alice dienkripsi memakai kunci “B” bukan? Lha, itulah masalahnya. Are you understand? If not, you can ask here, NOW!

Permasalahan yang unik pada bidang kemanan informasi ialah adanya trade off antara kecepatan dengan kenyamanan. Semakin aman semakin tidak nyaman, berlaku pun sebaliknya semakin nyaman semakin tidak aman. Salah satu contohnya ialah bidang crypto system. Tetapi urusan ini dapat ditanggulangi dengan pemakaian crypto system hibrida. crypto system hibrida sering digunakan karena memanfaatkan kelebihan kecepatan pemrosesan data oleh algoritma simetrik dan fasilitas transfer kunci memakai algoritma asimetrik. Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan tanpa meminimalisir kenyamanan serta keamanan. Aplikasi crypto system hibrida yang ada ketika ini pada lazimnya ditujukan untuk pemakaian umum atau mainstream yang adalahpemakai komputer.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *