Perbedaan Menggunakan Aplikasi  Akuntansi dengan Microsoft Excel

Membuat laporan keuangan untuk keuangan perusahaan tentunya telah menjadi keharusan untuk setiap pengusaha maupun semua staff akuntansi. Namun seringkali keharusan tersebut terasa begitu berat andai perangkat yang dipakai begitu minim bakal fitur, bahkan parahnya lagi masih memakai cara-cara manual. Biasanya mereka yang masih mempunyai pola pikir bahwa pendaftaran manual yang dirasakan masih lebih simpel, nyatanya justeru semakin memperumit dan memperlambat pemungutan keputusan bisnis dan berkesempatan besar mengakibatkan resiko bilamana masih tidak cukup teliti.

Biasanya seorang accounting staff pada suatu perusahaan perniagaan yang masih belum tidak sedikit berpengalaman tadinya memang lebih menyenangi pencatatan finansial dengan teknik manual. Dan perangkat utama yang lebih tidak jarang mereka gunakan ialah rumus akuntansi (excel) yang telah pernah diciptakan sebelumnya oleh semua tim akuntansi di perusahaannya. Namun kesudahannya semakin lama semakin mereka menemukan tidak sedikit sekali kelemahan yang inginkan tidak mau formula yang masih belum ada mesti menciptakan sendiri. Awalnya memang masih mudah, tetapi saat sedang di tengah jalan bakal ada tidak sedikit sekali transaksi yang mendatangi jalan buntu sebab terbatasnya fitur dari program manual excel tersebut.

Terkadang masih ada pun perusahaan yang lebih senang dengan teknik lama sebab jauh lebih irit dan tidak butuh adanya maintenance (pengelolaan), sehingga ongkos masih bisa tidak sedikit ditekan. Padahal guna implementasi itu sama saja dengan terus menimbun persoalan yang secara bertubi-tubi, contohnya waktu penciptaan laporan finansial menjadi semakin lebih lama, pengendalian atas keakuratan nilai yang lebih sulit, dan beda sebagainya.

Rumus Excel vs aplikasi akuntansi excel

Para pebisnis atau akuntan yang telah pernah bersinggungan dengan akuntansi baik dari bangku sekolah, kuliah, maupun pada distrik pekerjaan barangkali sudah pernah merasakan pun tentang bagaimana rumitnya dalam menciptakan jurnal, sampai dapat menjadi laporan finansial dengan sekian banyak  perangkat, minimal ada tiga macam perlengkapan yang seringkali lebih tidak jarang digunakan, yaitu:

  1. Buku daftar keuangan.
  2. Rumus Excel.
  3. Aplikasi Akuntansi.

Dari setiap setiap dari ketiga alat tolong tersebut memiliki faedah dengan taraf keterampilan akomodasi kemudahan yang berbeda-beda. Semakin tinggi intensitas transaksinya, maka pasti saja kitab catatan keuangan pun tidak akan dapat digunakan lagi atau hanya dipakai untuk sekadar sebagai daftar kecil atau backup-an.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *